Berita


Kamis, 24 November 2016, PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, menggelar latihan (simulasi) penanggulangan keadaan darurat di Bandara tersebut. Simulasi ini melibatkan seluruh personel PKP-PK Bandara SIM, Avsec Bandara SIM, prajurit Lanud SIM, Polsek Kutabaro dan Blangbintang, Basarnas, Koramil, PMI, serta dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Untuk skenario latihannya, pesawat Bintang Air dari Jakarta tujuan Aceh mengalami patah ban saat landing, sehingga terbakar dan menimbulkan korban jiwa. Kedaaan darurat yang terjadi, penanganannya melibatkan Komite Keamanan Penanggulangan Darurat Bandara yang telah dibentuk,” terang GM Bandara SIM, Surahmat.

Latihan itu, lanjut Surahmat, bertujuan menguji sistem penanggulangan keadaan darurat (airport emergency plan). Lalu menguji kehandalan SDM, peralatan, fungsi komando, komunikasi, dan koordinasi antar unit terkait.