Berita


BANDA ACEH - PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, mengadakan pelatihan penanggulangan keadaan darurat di bandara tersebut, Kamis (20/11). Pelatihan itu sebagai sarana uji kemampauan personel, ujicoba peralatan, dan kekompakan antara lembaga yang terlibat dalam penanggulangan kedaan darurat di bandara.

General Manager Bandara SIM, Joko Sudarmanto mengatakan, latihan bertema “Rencong Dirgantara IV” itu bertujuan menciptakan kenyamanan bagi penumpang dan masyarakat sekitar. Kegiatan itu melibatkan 150 personel yang terdiri atas Personel Lanud SIM, Kompi Paskhas, PT Angkasa Pura II, Garuda Indonesia, Lion Air, AirAsia, Susi Air, Pospol SIM, RSUZA, Puskemas Kuta Baro dan PMI.

Direktur Operasional PT Angkasa Pura II (Persero), H Endang A Sumiarsamengatakan, pelatihan ini berguna untuk mengatasi keadaan darurat di bandara, sehingga koordianasi dan komunikasi antara lembaga yang terlibat dapat dikontrol dan diperbaiki jika ada yang kurang. Ke depan, katanya, ia bertekad menjadikan Bandara SIM sebagai bandara kelas dunia.

“Kondisi darurat dapat terjadi secara tiba-tiba, kapan saja dan di mana saja. Karena itu harus disikapi dengan cepat agar tidak menimbulkan korban jiwa dan harta benda,” ujar Endang. Acara itu juga dihari Sekda Aceh, Darmawan. Di ujung acara, digelar simulasi penanggulangan pesawat terbang yang terbakar. Hasil simulasi itu dievaluasi oleh Tim Penilai Airport Emergency Exercise dari PT Angkasa Pura II.

Sumber : serambinews.com